Author Archives: Wira Eka Rahayuninggesang

About Wira Eka Rahayuninggesang

membangun budi pekerti, Budaya adiluhung, NUSANTARA JAYA,

Cuplikan sejarah hancurnyah kerajaan majapahit. {I}

Standar

PERADABAN.
Peradaban pada jaman
kehidupan nenek moyang kita
majapahit,
Peradaban terkenal ramah
tamah dan harmonis yang maju
tinggi nilai-nilai budi pekerti
manusiawinya kalau di
bandingkan bangsa-bangsa lain,
Karna pada jaman itu pun
bangsa kita sudah memeluk
kepercayaan menurut sukunya
masing-masing di antaranya
anuntan ageman ajaran kejawen,
sunda wiwitan, dllnya menurut
kepercayaan ajaran sukunya
masing-masing termasuk budha
dan hindu.
Walaupun bangsakita/majapahit
banyak suku dan kepercayaan,
namun mereka bersatu tidak
mempengaruhi satu dengan
yang lainya,
Mereka hidup beragama saling
menghormati dan tidak
menyulitkan jalan tata
kepemerintahan, jiwa gotong
royongnya kuat dan terpelihara
baik, sehingga kelihatan sekali
keluhuran budi pekertinya
bangsa kita pada jaman nenek
moyang majapahit.
KESENIAN DAN BUDAYA.
Coba anda berfikir sejenak pada
abad-abad kehidupan negara
nenek moyang kita pada jaman
kesatuan kerajaan MAJAPAHIT
sudah menemukan logam dan
bisa membuat pusaka-pusaka,
keris, pedang, tombak dan
sebagainya,
Begitu pula masalah instrumen
alat gamelan-gamelan, bunyi-
bunyian, akhirnya jadi arti
gamelan kesenian,
Betapa bangganya negara pada
jaman itu sudah bisa
membuktikan suatu kesenian
yang sangat tinggi mutunya.
Negara luar belum sampai
kesana penemuannya.
Kita pelajari bentuk instrumen
atau bentuk gamelannya, karna
bentuk gamelan nenek moyang
kita menunjukan klasik,
Wayang dengan di iringi gamelan
berarti kesenian tersebut sudah
berbentuk kesenian agung/
kesenian besar.
”Apakah bentuk kesenian itu,
nenek moyang kita meniru-niru
dari negara luar,???
”TIDAK. Sekali lagi ”TIDAK.
Kesenian ini timbul dan
diciptakan oleh nenek moyang
bangsa kita sendiri.
Betapa agungnya betapa mulya
nya bangsa kita di jaman itu.
Anda harus tau setiap bangsa
yang baik, maju, dan luhur, kuat.
Pada jaman itu belum ada
bentuk kesenian dari luar.
Umpama sipat alat tiup, gesek/
biola yang menggunakan senar
kawat/gitar dan lain-lainnya.
Alat tiup umpama trompet, atau
trombon, harmonika dan lain-
lainnya alat instrumen ini dari
luar (eropa).
Jadi instrumen kita adalah yang
berbentuk logam, kulit, kayu,
bambu, yang di pukul, suling
sudah ada dari jaman dahulu
kala.
Nah masih banyak lagi bentuk-
bentuk kesenian kita terutama di
daerah-daerah di jaman
kehidupan negara kesatuan
majapahit.
SENI PAHAT.
Dijaman itu pula nenek moyang
kita sudah menemukan dan
mengerjakan seni warna, candi
prambanan, juga candi
borobudur.
Kalau kita pelajari seni pahat di
abad itu kita pun sudah maju
kalau kalau di bandingkan
dengan negara lain.
”kita tinggalkan masalah seni
budaya bangsa kita di jaman
kehidupan nenek moyang kita,
mari kita selusuri kehidupan
lainnya.
MATA PENCAHARIAN.
Mata pencaharian pada musim
hujan karenanya kehidupan
nenek moyang kita ber tani
sesuai dengan negara garis
tanahnya sangat subur dan sipat
bangsa kita keras dalam bekerja/
bekerja keras.
Padi sebagai sahabat utama, di
samping padi juga jagung, ubi-
ubian, sayuran, dan lain-lainya.
BAHARI/SAMUDRA.
Sesuai takdir TUHAN YANG
MAHA ESA, bumi majapahit
terpisah-pisah/berkepulauan.
Maka nenek moyang kita banyak
yang jadi nelayan, pelaut.
Sebagai telekomunikasi/
hubungan impormasi negara,
hubungan impormasi negara
hubungan ekonomi dan lain-
lainnya menggunakan perahu
atau kapal layar antar
kepulauan.
Nenek moyang kita juga
sebagian nelayan sehingga nenek
moyang kita berlayar sampai ke
mandagaskar.
PERTAHANAN KEAMANAN
NEGARA NENEK MOYANG KITA.
Pertahanan keamanan negara
nenek moyang kita sudah
termasuk negara yang paling
kuat sentosa, sesuai dengan
negara kita yg subur makmur.
Banyak negara-negara lain ingin
menguasai/menjajah. Karna
benteng pertahanan negara kita
di jaman itu sudah tersusun kuat
maju, maka bangsa-bangsa lain
gagal selalu mengadakan
penyerangan,
Umpama bangsa cina, tarta, dan
yang lainnya.
Pertahanan negara kita sudah
terwujud pertahanan NASIONAL,
Contoh pertahanan darat,
udara, dan laut.
Pengawasan darat, di kepalai
oleh seorang pejabat dengan
gelar GAJAH MADYA/GAJAH
MADA.
Pengawasan udara atau
dirgantara, pengawasan udara di
kepalai seorang pejabat dengan
gelar GAJAH BANGAU,
Pengawasan samudra/laut.
Pengawasan samudra dikepalai
oleh seorang pejabat dengan
gelar GAJAH DUYUNG.
( HIMBAUAN )
Gajah artinya tumpakan
maharaja,
Gajah binatang yang besar, kuat,
tajam perasaannya, maka gajah
di jadikan lambang.(kalau di
jaman sekarang kita ini sama
dengan jabatan/pangkat jendral)
Jadi istilah GAJAH MADA, GAJAH
BANGAU. GAJAH DUYUNG, itu
bukan nama orangnya
melainkan nama pangkat atau
titel.
”nah coba anda renungkan dan
fikir dalam-dalam,
Pada jaman itu negara kesatuan
majapahit nenek moyang kita
sudah maju dan kuat bernegara
betapa bangganya bukan,??
Suatu negara yang kuat
pertahanannya sama sajah
negara sentosa bagai kan rumah
gedung berpagar halaman
dengan beton.
Berapa abad usia dan sejak
kapan nenek moyang kita
menemukan rumus-rumus
perhitumgan itu??
Apakah ditemukan oleh bangsa
kita/nenek moyang kita. Apakah
ditemukan oleh bangsa asing/
bangsa lain??
”kemudian kita bertanya pada
diri kita sendiri,
Pada sejak kapan kita bernegara
dan berbangsa!!
!!apakah kita bernegara dan
berbangsa itu sejak 17 agustus
1945 ataukah sebelumnya.
”’Naah,”’ sebelum kita sama-
sama menyelusuri bangsa dan
negara kita, terlebih dahulu kita
akan membincangkan
Masalah kebudayaan nenek
moyang kita setelah kita gali seni
budaya peninggalan nenek
moyang kita, maka jelas memiliki
khas tersendiri, nama-nama hari
sebutan angka-angka, hurup
baca tulis, pranata mangsa, dsb,
Coba anda pelajari dan
perhatikan baik-baik, nama-
nama hari pada jaman
kehidupan nenek moyang kita
majapahit.
Ini nama-nama hari pada jaman
nenek kita majapahit.↓
DITE. SOMA. ANGGARA. BUDHA.
RESPATI. SUKRA. TUMPAK.
Dan ini nama-nama tahun pada
jaman kehidupan nenek moyang
kita majapahit.↓
EKA. DWI. TRI. CATUR. PANCA.
SAD. SAPTA, WINDU.
Mengapa oleh kita-kitaan tidak
dipake, atau tidak tahu karna
sudah 500 tahun lebih,
tenggelam, tidak di pergunakan,
(TERLARANG) oleh para dewan
wali sunan??
(HIMBAUWAN)
Setelah hancurnya negara
kesatuan majapahit hancur,
dewan wali dari demak hijrah ke
cirebon/garage.
Sejarah berubah negara kita
hancur,
Terbentuklah kerajaan
kesultanan.
Nah disitulah menyusun
pemerintahan kesultanan
Cirebon Garage.
Muli dari jaman itulah para wali,
merombaknya segala sesuatu
peninggalan dari nenek moyang
kita termasuk nama-nama hari
tahun, dan banyak sejarah-
sejarah di kaburkan di sipang
siyurkan disamarkan dipalsukan,
agar supaya kelak anak cucunya
membenci pada nenek
moyangnya, membenci pada
darah dagingnya dan anda pun
tidak sadar turut ikut
membencinya bukan????.

Cuplikan sejarah hancurnyah kerajaan majapahit. {II}

Standar

Dijaman itulah bangsa kita tidak
ada yg di dudukan pimpinan,
walaupun ada selalu di awas-
awasi juga terbatas kekuasaanya,
Apabila ada yang menyimpang
dari kemauan sultan, sunan,
wali, maka dianggap oposisi,
pemberontak pasti di tindak.
Contoh:
Seh lemah abang, artinya seh,
adalah jabatan, lemah, adalah
pribumi dan abang/merah
adalah pemberotak.
”secara akal logika, manusia mati
tidak mungkin menjelma jadi
anjing, itu adalah pitnah belaka
bukan??
Demi kian dijaman itulah sodara-
sodara pembaca yg budiman..,
”Sekarang kita memasuki sejarah
negara kita dijaman nenek
moyang kita yaitu, negara
kesatuan kerajaan majapahit,
negara keagungan majapahit yg
subur makmur lohjinawi.
Kerajaan majapahit dikepalai
oleh seorang pejabat tertinggi
dengan gelar BRAWIJAYA atau
MAHARAJA, kalau dijaman
sekarang jabatan PRESIDEN.
Negara kesatuan majapahit
membawahi memimpin kerajaan
kecil-kecilan di seluruh
nusantara, kerajaan kecil di
kepalai oleh seorang raja/prabu
kalau sekarang ini GUBERNUR.
Kerajaan kecil sama dengan
PROPINSI.
Sebagai contoh kerajaan dijawa
barat kerajaan pajajaran
dikepalai seorang PRABU dengan
gelar PRABU SILIWANGI. dan
banyak lagi kerajaan kecil-kecil
lainnya di seluruh NUSANTARA.
Pandji negara kita dijaman nenek
moyang kita majapahit ber
bendera DWI WARNA/merah
putih, sesuai dengan kehidupan
bangsa kita hidup di dua musim,
panas, dan penghujan,(air dan
api). Juga bisa diartikan ibu dan
bapak, juga bisa diartikan berani
dan suci, itulah arti dari merah
putuh di jaman itulah negara kita
keemas emasan, gilang gemilang
di segani dunia.
REVOLUSI/PERANG
KEBUDAYAAN.
Mari kita pelajari dan kita pikir
secar tenang dan berakal.
Masuknya agama islam yg di
bawa oleh seh-seh dan para
wali-wali.
Majapahit dikup oleh dewan
demak, serangan di pimpin oleh
Raden Patah adalah putra
BRAWIJAYA dari istri selir cina.
Raden patah sudah terpengaruh
oleh para wali dan para seh
sewaktu sedang menyantren di
Demak.
Sebagai senat syarip hidayat.
Raden patah di janjikan oleh
dewan Demak, apabila bisa
menggulingkan atau
menghancurkan majapahit
kedudukan ayahnya BRAWIJAYA,
akan di gantikan oleh Raden
patah, demikian konsepsi/
perjanjian dewan demak pada
tahun 1401.
MAJAPAHIT HANCUR.
Demikian kiranya takdir illahi,
suratan tuhan yang maha
kuwasa,
Kiranya banyak pejabat-pejabat
penting majapahit lari keluar
negri orang lain, juga ada yg
bertahan kegunung-gunung,
kehutan-hutan bergeliara demi
citra negara dan bangsa.
Namun kiranya tuhan
mengalihkan kejayaan dari
negara kesatuan majapahit, ke
prasejarah islam terbentuklah
negara kesultanan, dewan
demak.
Dewan demak hijrah
keperbatasan jawa tengah dan
jawa barat.
Raden patah ditinggalkan di
demak. Haya di beri jabatan
sunan demak, kalau sekarang ini
menjabat(GUBERNUR)
Sedangkan janjinya dewan-
dewan demak/wali,
Raden patah bila dapat
menghancurkan ayahnya
majapahit akan diangkat menjadi
sultan senusantara, kalau
sekarang PRESIDEN.
Pada tahun 1461 masehi, dewan
wali membentuk negara
kesultanan dan menyusun
pejabat-pejabat pemerintahan di
cirebon atau garage.
Sebagai sultanya:@syarip hidayat.
sebagah perdana
mentrinya:@sunan kali syarip
durahman orang gujarad,
Kita lontarkan keadaan
pemerintahan majapahit
ibukotanya kebanyakan di
sebelah selatan sebagah contoh:
kerajaan padjadjaran
beribukotakan dibogor
membawahi daerah/KABUPATEN
atau dalem sumedang, dalem
surabata karawang, dalem jaya
karta, dalem banten, dalem
garut, dalem tasik dan lain-
lainya..
Untuk penyebaran sebelah
selatan daerah padjadjaran para
wali menugaskan, seh abdul
kodir jaelani.
Pada jaman kejayaan kesultanan
cirebon/garage, seh abdul kodir
jaelani di tinggalkan di daerah
BANJAR PATROMAN/tasik
malaya (pamijahan) jawa barat.
Tidak di dudukan sebagai
pimpinan negara kesultanan
cirebon, kiranya seh abdul kodir
jaelani tidak banyak menaruh
menaruh jasa pada dewan wali/
dewan demak.
Ia hanya memantapkan ajaran
islam sajah tidak mencampuri
urusan negara(NON POLITIK).
Seh abdul kodir jaelani di
tinggalkan oleh dewan wali
cirebon/garage, Termasuk Raden
walang sungsan(ki kuwu
sangkan).
Jaman pemerintahan sunan
cirebon garage pejabat-pejabat
kebanyakan bangsa arabia.
”kita perlu renungkan.
Sultan sama dengan raja atau
presiden.
Sunan sama dengan mentri.
Wali sama dengan D.P.R.(Dewan,
Perwakilan, Rakyat)
Pinangeran sama dengan kepala
kantor/kepala Departemen.
Dijaman itulah banyak
peraturan-peraturan nama-
nama hari, tahun dan lain-
lainnya dirubah dirombak di
ganti, dan kepada yang tidak
patuh akan di tindak oleh para
wali, di jaman cirebon garage,
itupun masih banyak kaum
griliawan, oposisi yg mengadakan
perlawanan,
Namun sejarah belum
memenangkan.
Para wali dan para sunan
menamakan para griliawan itu
penawungan dedemit, setan,
Bagai mana penganut kerajaan
majapahit(Gabungan kerajaan
kecil-kecilan)
CONTOH: kerajaan di jawa barat
padjadjaran musnah, banyank
pejabat penting yang menghilang
bergeliara di gunung-gunung, di
hutan hutan, mereka
mempertahankan citra bangsa,
citra negaranya demi kehidupan
kita-kitaan kelak di kemudian
hari.
Walau pun sejarah menentukan
bahwa nenek moyang kita harus
kalah,
Demi kian suratan tuhan, tetapi
jiwanya menyala-nyala dilbuk
hati bangsanya. Mereka yang
bergeliara digunung-gunung dan
di hutan-hutan, oleh penganut
wali sunan disebut/dikatakan
atau di cap penawungan/setan,
sebagai contoh: dalem galuh
anom ciamis tasikmalaya., Dalem
dermayu pulo mas. Dalem
banten bogor pucuk umun,
Semuah di cap bangsa
penawungan. Bahkan kita juga
turut membencinya bukan???!!
”mengapa?? ”yah karna kita
tidak tahu sejarah bangsa kita
yang sebenarnya/aslinya, para
wali sunan-sunan melarang
bangsa kita pada waktu itu
untuk mengedarkan sejarah
aslinya negara bangsa kìta
sendiri.
Kemudian di buat sejarah yg
samar bahkan bertolak belakan
dengan sejarah yang asli bangsa
kita,
Para dewan wali dan sunan-
sunan hanya mementingkan
kebenaran nya keagunganya
sediri sajah atau dengan kata
hanya untuk memenangkan
dirinya sediri, kekuasaan para
wali dan para sunan maka
pantaslah anda membencinya
pada darah dagingnya sendiri, di
karnakan kehilangan patokan sil-
silah bangsa dan negara akibat
pembelokan pakta seperti
sejarah di atas, Garage
menyusun pemerintahan-
pemerintahan dengan sunan wali
seperti yg di gambarkan diatas,
Pemerintahan garage/cirebon
selama 150 tahun, pada saat
itulah kolonial belanda yang
pada mulanya berbentuk dagang
bernama VOC hadir tanpa
halangan bagaikan pintu negara
kita sudah ada yang membuka,
belanda dan inggris memberikan
kedudukan kepada warga
garage dijamin dan di gajih
penuh di anak emaskan oleh
belanda,.

Cuplikan sejarah hancurnyah kerajaan majapahit. {III}

Standar

LAMBAT LAUN PUDARLAH
KERAJAAN KESULTANAN
CIREBON/GARAGE tinggal
belanda bertahta berkuasa di
bumi persada INDONESIA.
Bergulirnya waktu, begitu pula
berputarnya tahun berubah,
Tuhan menentukan jalannya
kehidupan bangsa kita, negara
pada waktu itu jaman penjajahan
belanda.
Banyak pahlawan-pahlawan kita
mengadakan perlawanan/
pemberontakan, namun waktu
belum menentukan mereka
menang, mereka hanya menjadi
korban bangsa dan negara
seperti, pangeran diponogoro,
teuku umar dan lain-lainya.
Bagai manah dengan kesultanan
YOGYAKARTA dan SURAKARTA.
inilah kesultanan yg membela
atau memihak kepada nenek
moyang yangberjiwakan
majapahit. Kesultanan
yogyakartadan solo/surakarta
lah sebagai bandingan tandingan
dari cirebon garage.
Kesultanan yogyakarta dan
surakarta/solo, adalah yg semula
di sebut mataram.,,
( ULASAN )
Tatkala hancurnya kerajaan
majapahit, banyak pejabat-
pejabat penting yang lari keluar
negri menuju negri orang lain
dengan menaiki perahu layar,
ada yang berlayar ke pilipina,
ada juga yang terdampar di
kepulauan jepang/NIPON.
Ketika mereka terdampar
kemudian mendarat di waktu
pajar menyingsing mereka turun
sambil mengucapkan ”’HOONG”
nip artinya pulau jadi menurut
dongeng cerita, pulau tersebut
nantinya dikemudian hari di
sebut NIPON.
”Mengapa mereka menyebut
HOONG?? Pada jaman itu nenek
moyang kita menganut agama
BUDHA, maka mereka sambil
menginjakan kakinya kedarat
mengucapkan HONG.,
Bumi berputar, waktu berubah
bulan ke bulan berganti serta
tahun menunjukan makin
bertambahnya jumlah angkanya.,
Tuhan mengalihkan kejayaan
sesuatu bangsa dan negara.
PECAHLAH PERANG DUNIA KE 2.
Ramailah asia timur raya sampai
dunia bergoncang tahun 1942
masehi.
Jepang/nipon mendarat di desa
eretan kulon ( sumur sereh )
kecamatan kandang harus
kabupaten indramayu dengan
kapal laut.
Kalijati kabupaten subang, pos
penerbangan diduduki jepang/
nipon, Belanda kocar kacir
melawan pasukan jepang.
Belanda melarikan diri juga
banyak yang di internir/di tahan
oleh pasukan jepang,
Dari tahun itulah sodara tua kita
NIPON, INDONESIA sama-sama
kembali untuk membebaskan
belenggu penjajah di bumi
persada tercinta, walaupun
secara lahir indonesia di jajah
oleh jepang, namun bangsa kita
banyak memetik ilmu perang,
serta diajari menjadi bangsa yang
berani.
”COBA KITA HAYATI SEJENAK.
Mengapa jepang mendarat di
indonesia itu di wilayah
kabupaten indramayu??.
Semuanya berkaitan dengan
sejarah semula( jaman nenek
moyang )
Sumur sere, sebenarnya, seumur
sare, artinya semumur negara
kita tidur.
Pada tahun 1942 daratan sumur
sere berjarak 8 km/kilo meter
dari jalan raya/pantura.
Tuhan kiranya mengabulkan
rintihan tangisan bangsa terjajah
di atas bumi persada menantikan
hak berbangsa dan bernegara,
MERDEKA!!!.,,
Jepang hanya sekedar loncatan
belaka selama semumur jagung
3tahun 6 bulan,
Pada tanggal 17 agustus 1945,
hari jum’at ( HARI SUKRA
KELIWON )
INDONESIA MERDEKA.
”Nah sodara pembaca yang
budiman demikian Cuplikan
sejarah negara kita, walau pun
ini garis besarnya sajah semoga
anda lebih mengerti bahwa kita
ini bernegara dan berbangsa
walau pun terpisah-pisah namun
satu negara kesatuan indonesia
berbahasa indonesia berpandji
dwi warna ( merah putih )
negara berdasarkan PANCASILA,
berarti kembali semuanya itu
negara kita MAJAPAHIT.
Mari kita bergotong royong
membangun jiwa dan raga kita,
membangun desa kita,
membangun daerah kita,
membangun negara kita,
Segala peraturan dan per
undang-undangan, mari kita
tegak kan serta mulyakan,
semoga bapak-bapak pejabat
negara kita dilindungi dan di
tunjukan jalan yang terang oleh
TUHAN YANG MAHA ESA.
Semoga negara kita kuat
sentosa, sesuai dengan
PANCASILA.
Jadilah manusia ber agama
untuk kehidupan pribadi dengan
TUHAN.
Janganlah agama itu di barengi
POLITIK
Dan ingat POLITIK SELALU
BERBUAH DENGAN MEMBUNUH
DAN DI BUNUH.
Politik sekarang kawan besok jadi
lawan.
Dan jangan gugup menghayati
masalah sejarah ini, perlu
ketenangan serta perlu
pemikiran yang penuh dan luas.
Nah mari kita pelajari kelanjutan
sejarah negara kita majapahit/
indonesia.
Agama islam masuk ke bumi
majapahit/indonesia.
Islam di kembangkan disebarkan
di negara kita pada jaman itu
ada dua jalur.
Jalur ke .(1) yang di kembangkan
oleh para seh-seh, sunan-sunan
dan para wali, suatu mengadung
POLITIK( PEMECAH BELAH
BANGSA MEREBUT KEKUASAAN
PEMERINTAHAN DAN
SEBAGAINYA ).
Dan
Jalur ke (2) yang di kembangkan
oleh ki kuwu sangkan/Raden
walang sungsang, putra
padjadjaran, khusus mengenai
agama tidak mencampuri urusan
negara( NON POLITIK ).
Manusia wajib beragama, agama
merupakan selimut di dunia dan
di akherat/alam kelanggengan
kelak.
JADILAH ANDA MANUSIA
BERAGAMA ISLAM YG BAIK.
Berapa lamakah negara kita di
jajah/di kuasai bangsa asing??.
Menurut Ramalan sabdapalon,
Kita di jajah selama 500 tahun
lebih bangsa dan negara kita di
jajah oleh bangsa-bangsa asing
bukan??.
Setelah negara majapahit di
serang oleh Raden patah. CS .
Brawijaya.
Sabdapalon bersabda
”yaah’ sekarang aku kalah tetapi
500 tahun mendatang aku akan
kembali..
Nah demikianlah sabdapalon
Coba kita hitung.
1. NEGARA KITA DIKUASAI OLEH
PARA WALI DAN PARA SUNAN
DIJAMAN CIREBON SELAMA 150
TAHUN.
2. NEGARA KITA DI KUASAI
BELANDA SELAMA 350 TAHUN.
3. NEGARA KITA DI KUASAI
JEPANG/NIPON 3,5 TAHUN.
Jadi negara kita di jajah selama
503 TAHUN 6 BULAN.
Pejabat-pejabat prasejarah
cirebon/garage kebanyakan
bangsa-bangsa arab
Contoh: sunan kali( syarif
durahman ) bangsa gujarad/
arab, semua wali-wali dan
sunan-sunan adalah bangsa
gujarad/arab.
Sedangkan sultan syarip hydayat
adalah keturunan ibu dari
indonesia dan bapak dari arabia.
Sedangkan Raden walang
sungsang ( ki kuwu sangkan )
dalam pemerintahan cirebon
garage tidak di beri jabatan apa-
apa karena orang bangsa kita/
bangsa pribumi.
Beliau di dengan tekun
mengembangkan agama islam di
bantu oleh murid-muridnya..
SEKIAN Cuplikan sejarah
hancurnya MAJAPAHIT.
Semoga anda lebih mengerti
bahwa kita bernegara dan
berbangsa dari jaman nenek
moyang kita MAJAPAHIT.

PEPATAH JAWA

Standar

Pepatah Jawa Kuno
Kebudayaan jawa selain
memiliki beragam keunikan
dan ciri khas juga mempunyai
nilai edukasi yang tinggi.
Alasannya karena ternyata
nenek moyang kita banyak
meninggalkan warisan
pepatah-pepatah yang
mengajarkan kebaikan secara
mendalam. Tentunya jika kita
mampu menafsirkannya
secara tepat, pepatah-pepatah
tersebut bisa membangun
pesan moral yang sangat
bermanfaat bagi diri kita
maupun orang disekitar kita.
Berikut beberapa pepatah-
pepatah Jawa Kuno yang
dapat menginspirasi kita.
Semoga bermanfaat

1. Urip Iku Urup
Hidup itu Nyala, Hidup itu
hendaknya memberi manfaat
bagi orang lain disekitar kita,
semakin besar manfaat yang bisa
kita berikan tentu akan lebih
baik

2. Memayu Hayuning Bawono,
Ambrasto dhur angkoro
Manusia hidup di dunia harus
mengusahakan keselamatan,
kebahagiaan dan kesejahteraan;
serta memberantas sifat angkara
murka, serakah dan tamak.

3. Suro Diro Joyoningrat, Lebur
Dening Pangastuti
Segala sifat keras hati, picik,
angkara murka, hanya bisa
dikalahkan dengan sikap bijak,
lembut hati dan sabar

4. Ngluruk Tanpo Bolo,
Menang Tanpo Ngasorake,
Sekti Tanpo Aji-Aji, Sugih
Tanpo Bondho
Berjuang tanpa perlu membawa
massa; Menang tanpa
merendahkan atau
mempermalukan; Berwibawa
tanpa mengandalkan kekuasaan,
kekuatan; kekayaan atau
keturunan; Kaya tanpa didasari
kebendaan.

5. Datan Serik Lamun
Ketaman, Datan Susah Lamun
Kelangan
Jangan gampang sakit hati
manakala musibah menimpa diri;
Jangan sedih manakala
kehilangan sesuatu.

6. Aja Gumunan, Aja Getunan,
Ojo Kagetan, Ojo Aleman
Jangan mudah terheran-heran;
Jangan mudah menyesal; Jangan
mudah terkejut; Jangan mudah
kolokan atau manja.

7. Ojo Ketungkul Marang
Kalungguhan, Kadonyan lan
Kemareman
Janganlah terobsesi atau
terkungkung oleh keinginan
untuk memperoleh kedudukan,
kebendaan dan kepuasan
duniawi.

8. Ojo Keminter Mundak
Keblinger, Ojo Cidra Mundak
Ciloko
Jangan merasa paling pandai
agar tidak salah arah; Jangan
suka berbuat curang agar tidak
celaka.

9. Ojo Milik Barang Kang elok,
Aja Mangro Mundak Kendo
Jangan tergiur oleh hal-hal yang
tampak mewah, cantik, indah;
Jangan berfikir mendua agar
tidak kendor niat dan kendor
semangat.

10. Ojo Adigang, Adigung,
Adiguna
Jangan sok kuasa, sok besar, sok
sakti

11. Ngelmu iku kalakone
kanthi laku
Bila ingin pandai harus belajar.
Ini berarti bahwa bila seseorang
ingin pandai maka dia harus
belajar keras. Hal ini dapat
disamakan dengan ungkapan jer
basuki mawa bea (keberhasilan
seseorang diperoleh dengan
pengorbanan).

12. Nuladha laku utama
Mencontoh perbuatan yang
baik. Ini berarti semua manusia
hendaknya mencontoh pada
perbuatan yang baik.

13. Ngono ya ngono, ning aja
ngono
Begitu ya begitu,tetapi janganlah
kebangetan. Ungkapan ini untuk
mengendalikan diri, jangan
berbuat melebihi wewenang dan
jika berbicara jangan membuat
orang lain tersinggung .

14. Aja nguggu karepe dhewe
Jangan berbuat sekehendak
sendiri.

15. Aja nuhoni benere dhewe
Jangan merasa benar sendiri.

16. Aja mburu menange
dhewe
Jangan maunya menang sendiri.

17. Mikul dhuwur mendhem
jero
Memikul tinggi mengubur dalam.
Artinya, orang yang senantiasa
bertanggungjawab kepada
keluarga dengan membawa
nama baik keluarga atau orang
tua. Dengan menjunjung derajat
orang tua, si anak akan harum
namanya.

18. Kacang mangsa ninggal
lanjaran
Kacang tak mungkin
meninggalkan rambatannya.
Maksudnya, watak dan tingkah
laku anak biasanya mirip dengan
tingkah laku orangtua.

19. Uripo kaya mimi lan
mintuna
Hiduplah seperti sepasang ikan
mimi dan mintuna. Artinya,
hidup selalu rukun dengan
landasan kasih sayang.

20. Jer basuki mawa bea
semua hal ada harga yang harus
dibayarkan. Maknanya adalah
bahwa setiap keberhasilan pasti
membutuhkan pengorbanan.

sangkan paraning dumadi

Standar

Poro Sanak Kadang-koe kabeh
yang Budiman,
Mari sama-sama kita
Renungkan tentang ,
” PANGANDIKANING GURU
SEJATI “
Kito iki urip kang diarani
Jumeneng Manungso tinitah
ing Alam Padhang ( Jagad
Raya ). Kudu sumurup artining
PATRAP TRAPING SUSILO ”
ateges Toto Kromo, Toto, Titi,
Titis,Nastiti, Ngati-ati,Duga-
Prayogo,
Temen,Sabar,Tawekal,
Nerimo,Tatag,Ikhlas,
Sumeleh,Hening,Heneng,
Awas Heneng lan Eling serto
Waspodho.
Ojo podho kleru tompo, sebab
kabeh kuwi wus diatur dening
” PONCO DRIYO “.
Mungguh kito urip sipating
Manungso asal soko DUMADI
lan PAMBUDI…!!. Yo iku kang
diarani PANGERAN SANYOTO
kuwi tegese WUJUD kito
YEKTI. Mulo soko iku kito
jeneng wong kang NGAURIP,
Lumaku satindak kudu ”
NGAWERUHI HANANIRO “, ajo
demen LELEMERAN, kudu
SETYO TUHU marang
GESANGIRO lan KAPITAYAN
marang badaniro dhewe
mungguh lungguhe AKU. Mulo
ora gampang yo ora angel
mungguh lakuning Manungso
( Jalmo ), sakbiso-biso ojo
NYIDRANI JANJINIRO kang wus
KAWIJIL.
Sabdo PANDHITO WATAK
UTOMO :
Yen cidro temahing BILAHI.
Kito temen bakal TINEMU.
Kito BECIK KETITIK. Kito OLO
KETORO.
Mulane mumpung kito isih
GESANG ( urip ). Ayo podho
NGUDI NGELMU kang
SANYOTO ing endi lungguhing
ELMU margane poro Sanak
Kadang samiyo NGUDI
TUWUH kudu TUMINDAK :
SAROJO, TRISNO, SETYO,
TUHU, PRASOJO lan UTOMO
Jerjering Manungso.
Hananing PAMBUDI margo
soko DUMADI, Banjur biso
muncul unen-unen sing diarani
” ELMU lan NGELMU ”
dumunung ono ing PONCO
DRIYO. Ponco Driyo iki kang
biso ngukir SEKABEHING
Kabudayan.
Mulo Jaman kuno makunaning
diarani JAMAN KABUDAN.
Banjur kuwi sakwuse kang
aran Agomo BUDHA. Lah
Budha iku ” BUDI sawise BUDI
KABUDAYAN ” pokok
sekabehing Kabudayan iku
diatur dening PONCO
DRIYO…!!
Sejatining kang aran AGOMO
kuwi yo BUSONO, AGEMAN yo
kang aran KUNCI SEJATI. Mulo
ing kene kito aturake,
mungguh ananing dumadi
banjur hanane PANGERAN
SANYOTO. Banjur ono
tembung kang aran A, I, U,
tegese AKU, IKI, URIP.
Ananing URIP ono sing
NGURIPI. Ananing AKU
( Kawulo ) sebab ananing
GUSTI, yen yo ora GUSTI wis
mesti ora ono Kawulo. Sawise
mengko banjur kawijil ”
ROSO-PANGROSO, biso MUNO
lan MUNI, terus kabeh mau
diatur dening PONCO DRIYO.
Ananing ELMU lan NGELMU,
Sir Kawulo maneges marang
Gusti banjur ono WUJUD
MAKNA sing diarani
SIDIKORO, MANEKUNG lan
SEMEDI.
Punten..punten…
poro Sanak Kadang sedoyo
calon-calon SP ( Satriyo
Paningit )
Kang wus podho Winarah lan
Winasis…Kang hamengku
Bumi Nuswantoro. Semoga
Bangsa dan Negara kita yang
tercinta ini segera bangkit
dari keterpurukan MORAL,
karena kita-kita ini ( terutama
adalah saya pribadi ) sudah
bergeser menjadi sosok
manusia yang LUPA dan LALAI
akan ” Sangkan Paraning
Dumadi ” sehingga telah
menjadi manusia yang tidak
menjadi DIRINYA SENDIRI
karena kita-kita lupa pada
KESUJATIAN DIRI.

simbol-simbol kepercayaan jawa kuna.

Standar

Gunung. Simbolisasi gunung berasal tradisi aslì, bukan dari hindu atau budha., gunung menyimbolkan laku, juga menyimbolkan perjalanan roh dalam kepercayaan jawa kuna, yg diketahui, digunakan bentuknya dalam berbagai macam tradisi kepercayaan di jawa.
Seperti: punden berundak (tradisi kuna), tumpeng (tradisi yg masih berlaku hingga kini), gunung dalam wayang (kayon) dan lain-lain,
Jadi bentuk bangunan suci berupa punden berundak, merupakan bentuk bangunan asli.
Penggunaan unsur-unsur agama asli dalam HINDU dan BUDHA dapat dilihat misalnya pada pura besakih di bali dan borobudur di jawa.
Pura Besakih: terletak di atas gunung dan berteras,
Pembagian ruang pada pura-pura di bali jaba-jaba tengah – jero yg bernilai
Nista-madya-utama, juga merupakan pengaruh agama asli, Utama selalu lebih tinggi letaknya, merupakan simbolisasi laku, yaitu selalu menuju keutamaan.
Borobudur: dibangun diatas bukit dan berteras (diambil dari bentuk punden berundak).
Lubang lubang pada stupa berbentuk belah ketupat (wajik) juga diambil tradisi nenek moyang, simbolisasi dari peleburan dosa,
Dahulu, setelah melaksanakan laku penyucian diri biasanya diadakan selametan dengan ketupat (bukan dengan tumpeng) ketupat yg dibagikan kepada para tetangga mengandung makna permintaan maaf / mohon pengampunan atas segala kesalahan (ngaku lepat–>kupat), lebar lebur (setelah laku penyucian diri/peleburan dosa).
Tradisi inilah yg diambil oleh islam jawa, yaitu bermaaf-maafan setelah/lebar ramadhan.

Sesajen, yg merupakan ujud penghormatan kepada leluhur
Merupakan tradisi asli,
Sesajen hingga kini masih hidup dalam tradisi kejawen.,
Simbol gunung, sebagai tempat tinggal roh untuk sementara, dan sajen, sebagai makanan persembahan bagi roh leluhur diwujudkan dalam tumpeng (tumpeng▲gunung dan lauk pauknya sesajen) dan hingga kini dalam tradisi ritual kejawen, orang masih menggunakan tumpeng▲.

Dupa, yg merupakan simbol dari penyampayan doa, berasal dari leluhur, Dupa diperkirakan sudah digunakan sebelum HINDU, BUDHA, masuk kejawa, sebab bahan-bahan baku dupa (serbuk kayu cendana dan getah pohon damar) berasal dari nusantara. Bahan-bahan tersebut kemudian dikenal oleh bangsa-bangsa lain setelah dibawa keasia dan timur tengah oleh para pedagang.

Wayang, yg menjadi bagian dari ritual kejawen telah dikenal jau sebelum islam masuk ke indonesia.
Buktinya, pertunjukan wayang sudah tertulis dalam prasasti Dyah Balitung th899m (tahun segitukan sunan kali jaga belum lahir?)

Lakon wayang, selalu diambil ceritanya dari kitab MAHABARATA yg merupakan kitab suci agama hindu, maupun Ramayana, yg merupakan epos india,(memang tua mana, kitab Mahabarata dan Ramayana dengan sunan kali jaga?)

Semar yg merupakan simbol tuhan dalam tradisi kejawen, berasal dari jawa/indonesia asli, karna dalam kitab Hindu maupun budha tidak ditemukan tokoh semar. Kaum islam sekarang ini banyak mengaku-ngaku bahwa sunan kalijaga-lah yg menciptakan tokoh semar. Kata mereka semar dari kata arab ”ismar” Wah sama kasusnya dengangan jamus kalimasada, yg di plesetkan menjadi kalimat sahadat.
Memangnya berapa ratus taun sih umur sunan kali jaga? Bukankah tokoh semar sudah tertulis dalam kitab-kitab kuno sebelum masuknya islam ke jawa. Misalnya dalam GatotkacaÇraya yg di tulis oleh Mpu Panuluh thn 1188, juga pada candi-candi kafir, seperti candi jago, candi panataran, dan candi sukuh?

Hal-hal tersebut diatas adalah unsur – unsur agama kejawen yg ada sebelum islam masuk ke jawa, bahkan sebelum Hindu – budha masuk ke jawa. Dari poin-poin diatas, selain menolak pendapat SWATANTRE
Bahwa kejawen berasal dari islam/wali9, saya juga menolak pendapat Gus Dur dan lain- lain orang yg menyatakan pendapat senada. Pendapat saya, kejawen adalah agama leluhur, yg nasibnya kian mengenaskan, masuknya agama islam menyebabkan pendangkalan ajaran kejawen yg amat sangat aku cintai.

KOMPAS

Standar

UTARA
utawi.
BARAT.
Badan.
SELATAN.
Sewiji.
TIMUR.
Timbul.
Utawi badan sawiji timbul.
Artinya: kita sudah dilahirkan kedunia melalui perantara kedua orang tua.

ARAH ANGIN.
TIMUR LAUT MENUJU BARAT DAYA.
Timbul laku lampah,
Badan wisdidayani ning wong tua.
Artinya seorang anak sudah dikasih/diberi pelajari ilmu, untuk mejalani kehidupan.
BARAT LAUT menuju TENGGARA.
Badan wis landep pangucape.
Artinya sudah menguasai ilmu. Jika sudah menguasai ilmu hendaklah kita harus mempunyai jiwa tenggang rasa.